oleh

Dinas Perikanan Bekasi Dukung Intensifikasi Budidaya Udang di Muaragembong

-Kota Bekasi-25 views

Pemerintah lntensifikasikan Budidaya Udang Vanamei Di Muaragembong

Mediapatriot.Co.id ( Muaragembong)- Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi tak henti-hentinya memberi motivasi pada nelayanan dan petambak untuk selalu berinovasi. Salah satunya dengan memfasilitasi intensifikasi budidaya tambak udang yang di Desa pantai Bahagia , Kecamatan Muaragembong pada lahan seluas 10 hektar.

Dikenalkanlah para petambak udang tersebut dengan para pemangku kebijakan di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Alhamdulikah, Kementerian KKP seringkali berkunjung ke Muaragembong. Termasuk hari ini yang terkait juga dengan penyebaran bibit udang Vananei di lahan ( tambak produktif) milik koperasi petambak setempat.

Salah seorang Dirjen pada KKP yang berkunjung ke Muaragembong, Slamet, mengatakan, yang saat ini dilakukan Kementerian KKP baru pertama karena masih banyak tambak yang dikeloka dengan cara yang tradisional.

“Nantinya tentu kita berharap intensifikasi tambak udang di sini bisa mencapai 8.000 hektar,” ujar Slamet, Senin ( 7/09) kepada media.

Slamet memaparkan, produktifitas budidaya udang di Muaragembong setiap 1 hektar mencapai 5 ton. Kita bisa hitung bagaimana jika sampai 8.000 hektar,” ujar Slamet

Sementara itu penebaran benih udang vanamei, Senin (7/9) langsung ditebar oleh Dirjen KKP. Dr Ir.Slamet Soebjakto M. Si, disaksikan oleh Asisten Daerah R Yana Suyatna, Kadin Perikanan dan Kelautan Agus Trihono dan Camat Muaragembong, Lukman Hakim serta Kapolsek Muara Gembong, AKP Saiful Anwar.

“Di masa pandemi ini pemasaran udang ada kecenderungan naik, karena pemasarannya sudah meluas ke Eropa, Amerika dan China. Komuditas udang sekarang sudah berjalan normal kembali,” ujar slamet”.

Sementara itu di Tahun 2021 KKP khususnya untuk petambak di Muaragembong akan diberikan bantuan alat-alat berat dan bantuan kredit modal dengan bunga 3%.

Selain itu Muaragembong juga akan dijadikan pusat edukasi dan pariwisata, serta penanaman pohon mangrove dan pohon bakau agar keseimbangan ekosistem dapat tetap teejaga.( Agus Suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *